Berita Terkini


Penyerahan Peta Persebaran UMKM Desa Ringinarum Kepada Perangkat Desa Ringinarum
Ringinarum (8/8) - Potensi ekonomi Desa Ringinarum tidak hanya tersimpan dalam sumber daya alam, tetapi juga tumbuh melalui berbagai usaha masyarakat yang tersebar di setiap wilayah desa. Namun, keberadaan UMKM tersebut belum sepenuhnya didukung oleh informasi yang mampu menunjukkan lokasi dan persebarannya secara jelas. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menghadirkan peta persebaran UMKM Desa Ringinarum sebagai upaya memvisualisasikan potensi ekonomi masyarakat dalam bentuk data spasial yang mudah dipahami.
Pembuatan peta ini diinisiasi oleh Putri Alicia Margaretha Saragih sebagai bagian dari upaya mendukung pengenalan dan pengembangan potensi UMKM di Desa Ringinarum. Gagasan tersebut berangkat dari banyaknya pelaku usaha masyarakat yang telah menjalankan kegiatan ekonomi, tetapi lokasinya belum terdokumentasikan dalam sebuah peta persebaran yang dapat diakses dan dimanfaatkan sebagai informasi desa.
Selama ini, informasi mengenai keberadaan UMKM cenderung masih tersimpan secara terpisah dan belum memberikan gambaran mengenai di mana saja usaha masyarakat tersebar di wilayah Desa Ringinarum. Kondisi tersebut membuat potensi ekonomi desa belum terlihat secara menyeluruh. Padahal, informasi mengenai lokasi UMKM dapat menjadi salah satu dasar penting dalam mengenali karakteristik dan potensi ekonomi di setiap wilayah.
Melalui pemetaan, mahasiswa KKN melakukan pendataan lokasi UMKM dan mengolahnya menjadi informasi spasial yang divisualisasikan dalam bentuk peta. Setiap titik usaha ditempatkan berdasarkan lokasi keberadaannya sehingga menghasilkan gambaran persebaran UMKM secara lebih sistematis.

Peta Persebaran UMKM Desa Ringinarum, Kec. Ringinarum, Kab. Kendal, Prov. Jawa Tengah
Peta tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk lokasi. Tidak hanya itu, keberadaan peta tersebut dapat membantu masyarakat dalam mengenali lokasi UMKM yang ada di Desa Ringinarum. Informasi spasial tersebut juga memberikan kemudahan bagi pemerintah desa untuk melihat persebaran usaha masyarakat secara lebih jelas.
Kepala Desa Ringinarum, Pak Muhadi, menyambut baik adanya pemetaan tersebut. Menurut beliau, pendataan dalam bentuk peta dapat membantu desa mengenali potensi UMKM yang selama ini berkembang di tengah masyarakat. “Dengan adanya peta persebaran UMKM ini, kami jadi lebih mudah melihat usaha-usaha masyarakat yang ada di Desa Ringinarum. Ini menjadi informasi yang penting bagi desa karena potensi UMKM kita bisa terlihat dengan lebih jelas dan terdokumentasi. Harapannya, peta ini dapat terus dimanfaatkan dan diperbarui sehingga ke depannya semakin banyak UMKM yang terdata.” ujar beliau.
Keberadaan peta juga membuka peluang bagi UMKM untuk memperoleh visibilitas yang lebih besar. Masyarakat tidak hanya mengetahui bahwa terdapat berbagai usaha lokal di Desa Ringinarum, tetapi juga dapat mengetahui lokasi keberadaannya.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, peta persebaran UMKM dapat menjadi basis data spasial bagi Pemerintah Desa Ringinarum. Informasi tersebut dapat digunakan untuk melihat konsentrasi persebaran usaha, mengenali wilayah yang memiliki potensi ekonomi, serta menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan dan pengembangan UMKM desa.
Program pemetaan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Melalui pemetaan UMKM, keberadaan dan potensi usaha masyarakat dapat terdokumentasi dengan lebih baik sehingga mendukung penguatan ekonomi lokal dan membuka peluang bagi UMKM untuk semakin dikenal oleh masyarakat.
Pembuatan peta ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan data UMKM yang lebih terstruktur. Seiring berkembangnya usaha masyarakat, data tersebut juga dapat diperbarui sehingga peta tidak berhenti sebagai produk dokumentasi, melainkan dapat berkembang menjadi instrumen informasi ekonomi desa yang dinamis.
Bagi mahasiswa KKN, proses pemetaan ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam menghubungkan teknologi informasi spasial dengan kebutuhan masyarakat. Sementara bagi Desa Ringinarum, peta tersebut menjadi gambaran visual mengenai potensi ekonomi yang selama ini tersebar di berbagai wilayah desa.
Satu titik pada peta mungkin hanya menunjukkan satu lokasi usaha. Namun ketika seluruh titik dihimpun, terbentuk gambaran besar mengenai kekuatan ekonomi masyarakat Desa Ringinarum.
Melalui peta persebaran UMKM ini, mahasiswa KKN UNDIP berupaya mengubah data yang tersebar menjadi informasi yang mudah dilihat, dipahami, dan dimanfaatkan. Dari sebuah peta, potensi UMKM Desa Ringinarum kini tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi juga tergambar secara nyata dalam sebuah peta potensi ekonomi desa.
Penulis: Putri Alicia Margaretha Saragih
Editor: Suhardi
Dipost : 14 Agustus 2026 | Dilihat : 32
Share :