Ringinarum - Dari Timbangan Menuju Generasi Sehat! Mahasiswa KKN UNDIP Turun Langsung Dukung Posyandu Marsudirini 2 di Dusun Klepu, Desa Ringinarum

Dari Timbangan Menuju Generasi Sehat! Mahasiswa KKN UNDIP Turun Langsung Dukung Posyandu Marsudirini 2 di Dusun Klepu, Desa Ringinarum


Foto bersama mahasiswa KKN UNDIP dan kader Posyandu setelah kegiatan Posyandu

Ringinarum (11/7) – Menjaga kesehatan masyarakat dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya melalui pemeriksaan kesehatan dan pemantauan kondisi tubuh secara rutin di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Kegiatan Posyandu tidak hanya menjadi sarana untuk memantau tumbuh kembang balita, tetapi juga menjadi tempat pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Melihat pentingnya kegiatan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro, Putri Alicia Margaretha Saragih, turut ambil bagian dalam pelaksanaan Posyandu Marsudirini 2 di Dusun Klepu, Desa Ringinarum, dengan membantu kader sebagai petugas pengukuran antropometri.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 11 Juli tersebut merupakan bagian dari program kerja sosial kemasyarakatan mahasiswa KKN UNDIP. Dalam pelaksanaannya, Posyandu Marsudirini 2 memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada balita dan lansia. Pada kelompok balita, pemeriksaan dilakukan melalui pengukuran antropometri, seperti berat badan, tinggi atau panjang badan, serta parameter pertumbuhan lainnya sesuai kebutuhan pelayanan. Sementara itu, pemeriksaan bagi lansia dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN membantu kader Posyandu pada proses pengukuran antropometri balita. Hasil pengukuran kemudian dicatat sebagai bagian dari data pemantauan pertumbuhan yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan kondisi balita dari waktu ke waktu. Kehadiran mahasiswa membantu proses pelayanan berjalan lebih tertib sekaligus memberikan dukungan kepada kader dalam melayani masyarakat yang hadir.


Mahasiswa KKN UNDIP membantu kader Posyandu melakukan pengukuran antropometri balita

Pengukuran antropometri menjadi salah satu tahapan penting dalam pemantauan pertumbuhan balita. Data berat badan, tinggi atau panjang badan, serta hasil pengukuran lainnya dapat membantu kader dan orang tua mengetahui perkembangan pertumbuhan anak secara berkala. Dengan pemantauan yang dilakukan secara rutin, perubahan kondisi pertumbuhan dapat lebih cepat dikenali sehingga dapat menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut yang diperlukan.

Selain pelayanan bagi balita, kegiatan Posyandu Marsudirini 2 juga memberikan ruang bagi lansia untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan secara berkala bagi lansia penting dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga dan memantau kondisi kesehatan.

Bagi kader Posyandu Marsudirini 2, kehadiran mahasiswa KKN turut membantu kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Salah satu kader, Ibu Siti Aisyah, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan adanya mahasiswa KKN yang ikut membantu kegiatan Posyandu, terutama dalam proses pengukuran. Kegiatan menjadi lebih ringan dan pelayanan kepada masyarakat juga dapat berjalan dengan baik,” ujar Ibu Siti Aisyah.

Tidak sekadar membantu proses teknis pengukuran, keterlibatan mahasiswa juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Mahasiswa dapat melihat bagaimana kader menjalankan perannya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan di lingkungan desa.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan kader Posyandu menunjukkan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Kehadiran mahasiswa di tengah kegiatan masyarakat menjadi bentuk pengabdian yang tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi kelancaran pelayanan, tetapi juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk belajar dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Kegiatan Posyandu Marsudirini 2 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 2 tentang Tanpa Kelaparan melalui pemantauan pertumbuhan dan kondisi gizi balita, SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui dukungan terhadap pelayanan serta pemantauan kesehatan balita dan lansia, serta SDGs 5 tentang Kesetaraan Gender melalui penguatan partisipasi masyarakat, khususnya perempuan yang berperan aktif sebagai kader dalam pelayanan kesehatan dan pembangunan di tingkat lokal.

Melalui keterlibatan dalam kegiatan Posyandu Marsudirini 2, mahasiswa KKN UNDIP membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan berskala besar. Dari sebuah timbangan, catatan pertumbuhan, pemeriksaan kesehatan, hingga tangan yang membantu, tumbuh kepedulian bersama untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat. Kolaborasi sederhana di Posyandu menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran kesehatan bagi masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

Penulis: Putri Alicia Margareta Saragih

Editor: Suhardi

 


Dipost : 14 Agustus 2026 | Dilihat : 26

Share :